Rabu, Juli 1, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Nasional

Satu Korban Kapal Karam di Perairan PLTU Gresik Ditemukan Meninggal Dunia

Oleh Redaksi 15
Selasa, 5 Mei 2026
Foto: Tim SAR menemukan ABK korban kapal tenggelam di Gresik dalam kondisi meninggal.(Foto:JPNN/HO-Basarnas Surabaya)

Tim SAR menemukan ABK korban kapal tenggelam di Gresik dalam kondisi meninggal.(Foto:JPNN/HO-Basarnas Surabaya)

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Jakarta, SeputarSumut — Operasi pencarian korban kapal bermuatan besi tua yang karam di kawasan perairan pelabuhan PLTU Kabupaten Gresik, Jawa Timur, membuahkan hasil pada hari kedua pencarian, Senin (4/5). Tim SAR Gabungan melaporkan telah menemukan salah satu anak buah kapal (ABK) yang sebelumnya dinyatakan hilang dalam insiden yang terjadi pada Sabtu (2/5) malam tersebut.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, menyampaikan bahwa jasad korban bernama Halimi (32) berhasil ditemukan oleh petugas dalam posisi yang sudah bergeser dari lokasi awal kapal tenggelam.

Lintas Nasional: Satu Korban Kapal Karam di Perairan PLTU Gresik Ditemukan Meninggal Dunia

Iklan Indako SeputarSumut

“Korban pertama ditemukan sekitar 1,3 mil laut dari lokasi kejadian,” kata Nanang.

Peristiwa ini bermula ketika kapal yang membawa muatan besi tua tersebut sedang berada di sekitar pelabuhan PLTU Gresik pada Sabtu malam sekitar pukul 21.00 WIB. Kapal kemudian dihantam gelombang tinggi yang disebabkan oleh pergerakan kapal lain yang melintas di area yang sama.

Nanang Sigit menjelaskan bahwa setelah benturan ombak tersebut, air mulai mengalir masuk ke dalam lambung kapal dengan volume yang besar. Kondisi ini menyebabkan kapal kehilangan keseimbangan dan tenggelam, sehingga satu orang nahkoda beserta empat ABK jatuh ke dalam perairan.

Berita Terkait

Amanat dan Lima Pesan Penting Presiden Prabowo Subianto di Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80

Kemenko PMK dan BMKG Minta Pemerintah Daerah Perkuat Antisipasi Dampak El Nino Kuat 2026

Dalam kronologi awal pascakejadian, dua orang bernama Alim dan Yusuf berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh kapal lain yang kebetulan sedang melintas. Namun, satu korban lainnya yakni Sukir ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim dari Ditpolairud Polda Jatim dan Satpolairud Polres Gresik. Sementara itu, dua ABK lainnya yang bernama Ajib (55) dan Halimi (32) sempat dinyatakan hilang terbawa arus sebelum pencarian intensif dilakukan.

Terkait penemuan Halimi pada hari kedua, jasadnya segera dibawa oleh tim evakuasi menuju fasilitas kesehatan terdekat guna keperluan medis.

“Korban pertama dievakuasi menuju ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk penanganan lebih lanjut dan tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian terhadap satu ABK yang menjadi korban terakhir,” jelas Nanang.

Hingga saat ini, upaya pencarian masih difokuskan untuk menemukan keberadaan korban terakhir atas nama Ajib (55). Operasi penyelamatan ini melibatkan kerja sama lintas instansi yang terdiri dari Kantor SAR Surabaya, BPBD Provinsi Jatim, BPBD Gresik, Ditpolairud Polda Jatim, Satpolairud Polres Gresik, RAPI, Poskamladu, Madas Gresik, serta dukungan dari masyarakat nelayan setempat.

Dalam pelaksanaan tugasnya, petugas gabungan terus melakukan penyisiran di zona perairan PLTU Gresik dengan memantau pergerakan arus laut.

“Tim terus menyisir area perairan PLTU Gresik dengan mempertimbangkan arah arus dan cuaca untuk memastikan seluruh korban dapat segera ditemukan,” ujar Nanang.(*/cnni)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • Waspada Hujan Ringan Hingga Sedang di Medan dan Sejumlah Wilayah Sumut Hari Ini
  • Jalur Trem Jerman Meleleh Akibat Cuaca Panas Ekstrem Menembus 41 Derajat Celsius
  • Harga Pangan di Sumut Turun Imbas Libur Sekolah dan Dapur MBG Libur Sementara
  • Proyeksi Perputaran Ekonomi Rakernas XVIII APEKSI 2026 di Kota Medan Capai Rp72,3 Miliar
  • OJK Setujui Penggabungan Lima BPR ke Dalam PT BPR Mangatur Ganda untuk Perkuat Permodalan dan UMKM
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com