Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

Simak! Ini Pemicu Kanker Usus Besar Melonjak pada Usia Muda

Oleh Redaksi 15
Senin, 16 September 2024
Foto: Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar – Jakarta | Penyakit kanker usus besar atau kolorektal tak hanya menyerang lanjut usia (lansia), tetapi kini juga menyerang usia muda di bawah 50 tahun. Spesialis onkologi dan Associate Professor Kedokteran di Harvard Medical School, Kimmie Ng menyebut bahwa kanker kolorektal di dunia telah terjadi peningkatan sebesar 2 hingga 3 persen per tahun pada orang muda atau di bawah usia 50 tahun sejak pertengahan 1990-an.

Kondisi itu khususnya terjadi di negara-negara berpendapatan tinggi, yang angka atau kasusnya tampak meningkat dalam kelompok muda.

Pernik Ragam: Simak! Ini Pemicu Kanker Usus Besar Melonjak pada Usia Muda

Iklan Indako SeputarSumut

“Jadi, meskipun tidak ada data yang dipublikasikan secara khusus tentang tingkat peningkatan dan apakah itu memengaruhi populasi anak-anak, setidaknya secara anekdot saya telah melihat beberapa anak dengan kanker kolorektal,” kata Kimmie, dikutip detikHealth dari The Health Foundation.

Lantas Apa Pemicunya? Peningkatan kasus kanker di usia muda, menurut Kimmie, kemungkinan berhubungan dengan kelompok kelahiran. Berdasarkan penelitian terbaru, orang yang lahir pada generasi X memiliki risiko terkena kanker lebih tinggi daripada mereka yang lahir pada generasi baby boomer.

Kimmie mengungkapkan tak sedikit ilmuwan yang menyebut obesitas sebagai salah satu faktor risiko kanker usus besar. Padahal, menurutnya, obesitas tak selalu menjadi biang keroknya.

Berita Terkait

Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian

Ragam Manfaat Rebusan Daun Bawang untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengolahnya

Katanya tak sedikit anak muda yang mengidap kanker usus besar tanpa mengalami obesitas. Bahkan berdasarkan pengalaman Kimmie, beberapa dari pasiennya justru menjalani gaya hidup sehat.

“Kami pikir itu mungkin sesuatu di lingkungan, entah itu terkait dengan pola makan, entah itu terkait dengan gaya hidup, entah itu sesuatu, sekali lagi, hanya di dunia luar tempat kita tinggal,” imbuh Kimmie.

“Karena efek kelompok kelahiran ini yang kita lihat itu benar-benar memengaruhi generasi, kami pikir itu terkait dengan beberapa paparan lingkungan baru-baru ini. Kami juga percaya bahwa paparan lingkungan ini kemungkinan besar terjadi sepanjang hidup,” ucap Kimmie.

“Jadi, itu adalah paparan mungkin di awal kehidupan, mungkin bahkan sedini saat seseorang masih dalam kandungan atau saat bayi yang mungkin menyebabkan peningkatan kerentanan terhadap kanker di kemudian hari ketika mereka dewasa muda,” sambungnya lagi.

Meskipun demikian, faktor-faktor tersebut hingga kini masih diselidiki dan memerlukan penelitian lebih lanjut.

“Mungkin ada beberapa hal yang terkait dengan pola makan, seperti meningkatnya konsumsi makanan olahan dan menurunnya kualitas pola makan dari generasi ke generasi, yang mungkin menjadi penyebabnya.”

“Bisa juga karena udara atau zat kimia yang kita konsumsi sehari-hari, jadi semua hal tersebut masih diselidiki,” lanjutnya.

Kepala Klinis di Cancer Research UK, dan konsultan onkologi di University College London Hospitals NHS Foundation Trust, Charles Swanton menuturkan hal senada. Ia mengatakan insidensi kanker kolorektal meningkat pada kelompok usia muda. Cancer Research UK memperkirakan telah terjadi peningkatan 24 persen selama 24 tahun terakhir.

“Jadi, ada peningkatan yang nyata. Kami melihat ini dalam praktik klinis kami. Kami telah berdiskusi banyak tentang kanker kolorektal yang menyerang anak muda yang secara anekdot menjadi lebih umum dalam pekerjaan klinis kami, dan itu dibuktikan oleh statistik,” ucapnya.

“Namun, bukan hanya kanker kolorektal. Saya pikir penting untuk mengatakan ada beberapa jenis kanker lain yang juga meningkat pada orang di bawah usia 50 tahun, delapan di antaranya adalah kanker sistem pencernaan,” lanjutnya lagi. (detik)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com