Jumat, Juli 3, 2026
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
Iklan Honda PT Indako Trading Coy Desktop
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial
No Result
View All Result
SeputarSumut: Berita Terkini Medan, Sumatera Utara dan RI
CURRENCY LIVE
USD/IDR
Memuat...
SGD/IDR
Memuat...
MYR/IDR
Memuat...
SAR/IDR
Memuat...
EUR/IDR
Memuat...
GBP/IDR
Memuat...
JPY/IDR
Memuat...
AED/IDR
Memuat...
AUD/IDR
Memuat...
BND/IDR
Memuat...
CAD/IDR
Memuat...
CHF/IDR
Memuat...
CNH/IDR
Memuat...
CNY/IDR
Memuat...
DKK/IDR
Memuat...
HKD/IDR
Memuat...
KRW/IDR
Memuat...
KWD/IDR
Memuat...
LAK/IDR
Memuat...
NOK/IDR
Memuat...
NZD/IDR
Memuat...
PGK/IDR
Memuat...
PHP/IDR
Memuat...
SEK/IDR
Memuat...
THB/IDR
Memuat...
VND/IDR
Memuat...
Iklan PT Indako Trading Coy
Beranda Ragam

Waspada! Ini Pemicu Kadar Gula Darah Melonjak di Pagi Hari

Oleh Redaksi 15
Jumat, 9 Agustus 2024
Foto: Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

seputar – Jakarta | Kadar gula darah dalam tubuh memang bisa berubah-ubah. Hal itu dipengaruhi oleh faktor makanan dan tingkat aktivitas seseorang. Namun pada waktu-waktu tertentu, kadar gula darah bisa meningkat drastis, misalnya saat bangun tidur di pagi hari.

Dilansir dari Medical News Today, wajar saja jika kadar gula darah yang meningkat di pagi hari. Bahkan hal ini terjadi pada orang yang menjaga kadar gula darahnya dengan baik.

Pernik Ragam: Waspada! Ini Pemicu Kadar Gula Darah Melonjak di Pagi Hari

Iklan Indako SeputarSumut

Nah, lantas apa penyebab gula darah naik di pagi hari? berikut penjelasannya.

1. Fenomena Fajar
Peningkatan kadar gula darah melonjak di pagi hari salah satunya dipicu fenomena fajar atau dawn phenomenon. Ada perubahan hormon yang terjadi di dalam tubuh saat fajar hari seperti seperti hormon kortisol, glukagon, epinefrin, dan hormon pertumbuhan atau hormon kontraregulasi.

Aktivitas hormon-hormon ini saat pagi hari dapat memengaruhi kadar gula darah. Misalnya, aktivitas kortisol dan hormon pertumbuhan umumnya meningkat setiap hari untuk merangsang hati memproduksi glukosa saat fajar.

Berita Terkait

Rekomendasi Makanan Berkhasiat Antikanker yang Terbukti Secara Ilmiah Menurut Penelitian

Ragam Manfaat Rebusan Daun Bawang untuk Kesehatan Tubuh dan Cara Mengolahnya

Hal ini turut membuat kadar gula darah meningkat di pagi hari. Namun bagi orang yang sehat, hal ini tidak akan mengalami efek samping, karena tubuhnya bisa memproduksi insulin untuk menyesuaikan diri.

Namun bagi pengidap diabetes, yang tubuhnya tidak dapat memproduksi insulin yang cukup atau efektif, kadar gula darah naik drastis di pagi hari membutuhkan penanganan tertentu.

2. Efek ‘Somogyi’
Ilmuwan meyakini bahwa faktor pemicu meningkatnya kadar gula darah di pagi hari adalah efek Somogyi. Efek somogyi adalah meningkatnya kadar gula darah sebagai respons terhadap hipoglikemia yang terjadi di malam hari.

Efek somogyi terjadi saat seseorang tidak mengonsumsi cukup makanan sebelum tidur, atau tidak menyuntikkan cukup insulin (bagi pengidap diabetes tipe 1).

Dalam sebuah studi pada 2015, efek Somogyi menjadi penyebab lonjakan gula darah yang paling umum bagi pasien diabetes tipe 1 dan kontrol glikemik buruk.

Lantas bagaimana cara mengatasi peningkatan gula darah tersebut?

Dilansir dari Very Well Health, berikut cara yang bisa dilakukan untuk menghindari lonjakan gula darah di pagi hari.

1. Menambah Rutinitas Olahraga
Olahraga di pagi hari dapat menurunkan gula darah yang melonjak dengan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap hormon insulin. Dengan olahraga, sel-sel dalam tubuh dapat menggunakan insulin dan glukosa dengan lebih baik.

2. Kurangi Asupan Lemak saat Malam
Makan malam yang berlemak dapat menunda kenaikan glukosa setelah makan hingga keesokan harinya. Makanan berlemak juga berkontribusi terhadap obesitas, salah satu faktor risiko utama diabetes tipe 2.

3. Tidur yang Cukup
Ternyata tidur cukup juga memengaruhi kemampuan tubuh dalam mengontrol gula darah. Kebiasaan tidur yang cukup juga dapat mengganggu produksi hormon yang berkaitan dengan kontrol gula darah. (detikhealth)

Konten berbayar dibawah ini adalah iklan platform MGID, SeputarSumut.com tidak terkait dengan pembuatan konten ini

BeritaTerbaru

  • OJK Sumut dan Pemkab Tapanuli Utara Jalin Kerja Sama Skema SEJAGAT Perkuat Ekosistem Jagung Rakyat
  • Hasil Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Bosnia Bermain 10 Orang AS Menang 2-0 Lolos 16 Besar
  • Pembicaraan Tidak Langsung di Doha Capai Kemajuan Positif, AS dan Iran Siap Lanjutkan Dialog Usai Pemakaman Khamenei
  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp 2.640.000 Per Gram, Segini Rincian Lengkapnya
  • BMKG Pastikan Potensi Gelombang Panas Ekstrem Eropa Sangat Kecil Terjadi di Indonesia
Seputar Sumut

Portal berita terkini Medan & Sumatra Utara. Info ekonomi, politik, daerah, nasional, internasional, hingga hiburan terpercaya di SeputarSumut.com.

  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Medan
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Olahraga
  • Politik
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Hiburan
  • Advertorial

@ 2020 SeputarSumut.com